Sekda ikuti Rakor Bidang Politik dan Pemerintahan Umum mendukung sukses Pilkada Serentak 2020

By Kesbangpol Kab. Solok 27 Feb 2020, 17:20:23 WIB Politik
Sekda ikuti Rakor Bidang Politik dan Pemerintahan Umum  mendukung sukses Pilkada Serentak 2020

Keterangan Gambar : Foto Bersama peserta kegiatanRapat Koordinasi Bidang Politik dan Pemerintahan Umum


Arosuka (Kesbangpol) - Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Aswirman bersama Kakan Kesbangpol Kabupaten Solok mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Bidang Politik dan Pemerintahan Umum yang digelar di Nusa Dua Convention Centre Bali pada Kamis (27/2). Turut juga memenuhi undangan terkait kegiatan ini Komisi Pemilhan Umum (KPU) Kabupaten Solok berta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Solok guna meningkatkan serta memperkuat soliditas pemerintah pusat dan daerah mendukung sukses Pilkada Serentak 2020.

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri Dr. Drs. Bahtiar MSi mengungkapkan Rakor ini sengaja didesain khusus guna mensinergikan isu-isu aktual di bidang politik dan pemerintahan umum serta deteksi dini guna mendukung pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Tambahan bahwa Rakor ini bersifat spesifik, karena belum ada rakor bidang politik dan pemerintahan umum seperti ini sebelumnya. Rakor ini menujukkan bahwa pemerintah pusat dan daerah solid bersatu mendukung Pilkada Serentak 2020,”

Dr. Drs. Bahtiar MSi juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri Dalam Negeri Prof. H. M. Tito Karnavian PhD yang berkenan hadir sekaligus membuka dan memberikan pengarahan dalam Rakor Bidang Polpum dan Deteksi Dini Mendukung Sukses Pilkada Serentak 2020.

“Kami juga mengapresiasi seluruh peserta dan narasumber yang hadir dalam Rakor kali ini, antara lain dari wakil dari Menteri PANRB, Kapolri, Panglima TNI, Kepala BIN, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, dan DKPP,” ujarnya.

Menurut Bahtiar, Rakor kali ini diikuti lebih dari 2.000 peserta yang berasal dari unsur-unsur pimpinan daerah yang menyelenggarakan Pilkada Serentak, antara lain Sekda, Kaban Kesbangpol, KPU, Bawaslu, Intelkam Polda, Asintel Kodam/Korem, Kabinda, DKPP, Asintel Kejati, dan lainnya.

jumlah daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada Serentak pada 23 September 2020 sebanyak 270 daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/daerah.

Pada Pilkada Serentak tahun ini, pemilihan gubernur dan wakil gubernur berlangsung di sembilan provinsi, yakni meliputi Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah.

Dr. Drs. Bahtiar MSi mengatakan, Pilkada Serentak 2020 memang bukan pemilu serentak pertama yang diselenggarakan Indonesia. Namun, semua pemangku kepentingan tetap perlu meningkatkan kewaspadaan, deteksi dini, pencegahan dan konsolidasi dini, serta membangun konsolidaasi di seluruh tahapan sangat pnenting untuk meminimalisir gangguan keamanan di seluruh daerah.

“Kita juga hendak mendorong masyarakat agar menjadi pemilih yang cerdas untuk memilih pemimpin demi masa depan negara kita,” tambah Dr. Drs. Bahtiar MSi. serta menegaskan, sesuai dengan arahan Mendagri, aparatur sipil negara (ASN) harus netral dan tidak ada mobilisasi dalam Pilkada Serentak.

Sementara itu, pemilihan wali kota dan wakil wali kota akan dilaksanakan di 37 kota yang tersebar di 32 provinsi. Sedangkan pemilihan bupati dan wakil bupati bakal digelar di 224 kabupaten yang diantaranya termasuk Kabupaten Solok.

Sekda  menyampaikan ini sangat perlu untuk pihak pelaksana Pilkada serentak saling bersinergitas, karena permasalahan yang datang bukan saja dari pihak pelaksana namun juga dari peserta dam masyarakat pemilih nantinya. Semoga ini langkah awal untuk meningkatkan lebih koordinasi semua pihak terkait.

H69




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment